Hasan Djidu & Jailani
Disampaikan pada
Seminar Nasional Matematika (SEMNASMAT) X UNNES - Universitas Negeri Semarang (29 Oktober
2016)
Abstrak—Kemampuan
berpikir tingkat tinggi merupakan salah satu kemampuan yang dibutuhkan siswa
dalam menghadapi tantangan dunia global. Proses pembelajaran di kelas memiliki
peran besar dalam meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Namun
demikian, kemampuan berpikir tingkat tinggi bukan merupakan dampak langsung
dari suatu proses pembelajaran. Kemampuan ini terbangun melalui lingkungan
pembelajaran yang memfasilitasi siswa untuk mendayagunakan kemampuan berpikir
tingkat tingginya. Oleh
karena itu, kemampuan berpikir tingkat tinggi harus dilatih dan dikembangkan
melalui pembelajaran di kelas. Aktivitas siswa dalam pembelajaran yang dapat
melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi tersebut adalah: (1) berbagi ide
matematika melalui diskusi kelompok; (2) mengidentifikasi dan merumuskan hal-hal penting dari
masalah; (3) penyelidikan dan pemecahan masalah; (4) mengkomunikasikan hasil
pemecahan masalah; (5) mengevaluasi hasil dan menarik kesimpulan. Sementara
itu, aktivitas guru yaitu: (1) menyajikan masalah; (2) mengorganisasikan siswa
dalam kelompok belajar; (3) memberikan scaffolding (bantuan) selama proses penyelidikan
hingga pada tahap penarikan kesimpulan; dan (4) menggunakan
pertanyaan-pertanyaan tingkat tinggi.
Kata Kunci:
Pembelajaran matematika, kemampuan berpikir tingkat tinggi
Artikel selengkapnya:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar